Sinopsis
Pada saat jahiliah sedang memuncak, diutus seorang utusan sebagai pendidik dinamisator dan mu’aliman muyassira (luwes) yang multitalenta serta sangat berhasil dalam melaksanakan visi, misi dan tujuan pendidikan. Kurikulum beliau bersumber dari Al-Qur’an dan as-Sunnah yang sangat relevan dengan tuntutan dan perkembangan zaman. Metode pembelajarannya sangat efektif dan efisien yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan berpikir manusia pada zamannya. Sehingga menghasilkan lulusan etis-humanis yang memancarkan karakter jujur, amanah, adil, bijaksana, santun dan moderat yang menekankan kualitas spiritual, keseimbangan emosional dan keunggulan intelektual. Proses pendidikan beliau untuk transmisi ilmu pengetahuan, transformasi nilai dan integrasi ketrampilan. Sedangkan sasaran pendidikan beliau untuk menghilangkan kebobrokan jahiliah, melenyapkan kesesatan, menyatukan perselisihan dan menerangi kegelapan dengan ajaran hanifiah samhah (lurus dan toleran), sehingga lahirlah konsep pendidikan dan kurikulum wasatiah.





Ulasan
Belum ada ulasan.